MENGENAL DOW THEORY DAN DIVERGENCE, EDUKASI BERSAMA KISI

 




Tasikmalaya, GIBEIUNPER - Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Perjuangan Tasikmalaya (UNPER) kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif berjudul Edukasi Bersama KISI yang berlangsung dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KSPM UNPER dalam memberikan pemahaman mendalam mengenai pasar modal kepada para anggota. Pada kesempatan kali ini, topik yang dibahas berfokus pada Dow Theory: 6 Point Principle—sebuah fondasi penting dalam analisis teknikal yang masih relevan hingga saat ini.

Materi utama disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Bapak Asep Muhamad S., seorang praktisi pasar modal dari KISI yang juga dikenal sebagai analis teknikal yang berpengalaman. Beliau membedah konsep Dow Theory secara sistematis, menjelaskan enam prinsip utamanya mulai dari pasar memiliki tiga tren, setiap tren memiliki tiga fase, hingga pentingnya volume sebagai konfirmasi arah pasar. Penjelasan yang disampaikan tidak hanya teoritis, namun juga dilengkapi dengan contoh nyata dari pergerakan pasar terkini.

Selain membahas teori klasik, Bapak Asep juga memperkenalkan peserta pada Powerful Divergence Analysis sebagai salah satu teknik analisis lanjutan yang dapat memperkuat pengambilan keputusan investasi. Setup divergence ini menjadi highlight yang sangat menarik karena mengajarkan peserta bagaimana mengenali sinyal-sinyal pembalikan arah tren dengan lebih akurat menggunakan indikator teknikal. Sesi ini menjadi sangat interaktif karena peserta diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan analisis pada grafik riil.

Diskusi yang terjadi selama acara berlangsung sangat dinamis, menunjukkan tingginya minat dan rasa ingin tahu peserta terhadap dunia pasar modal. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan kritis dan berdiskusi langsung dengan narasumber, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar seminar satu arah, tetapi sebagai ruang belajar yang terbuka dan partisipatif. Kehadiran mahasiswa dari berbagai jurusan juga menunjukkan bahwa edukasi pasar modal kini semakin inklusif dan menjangkau kalangan yang lebih luas.

Sebagai kesimpulan, kegiatan edukasi ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta mengenai prinsip dasar Dow Theory serta aplikasi teknikal lanjutan melalui divergence analysis. KSPM UNPER melalui kegiatan ini membuktikan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan membentuk generasi muda yang kritis serta cakap dalam menghadapi dinamika pasar modal. Harapannya, kegiatan serupa akan terus digelar secara konsisten demi mencetak investor yang tidak hanya aktif, namun juga bijak dalam mengambil keputusan.

Komentar