DIVIDEN VS CAPITAL GAIN : MANA YANG LEBIH MENGUNTUNGKAN?


Dalam investasi saham di Bursa Efek Indonesia, ada dua sumber keuntungan utama yang dapat diperoleh investor : Dividen dan Capital Gain.
Banyak investor pemula bertanya: Mana yang lebih menguntungkan?
Jawabannya tidak sederhana memilih salah satu. Semuanya tergantung pada tujuan investasi, profil risiko, dan strategi yang digunakan.

1. Apa itu Dividen?

Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.
Jika perusahaan mencetak lab dan memutuskan untuk membagikannya, investor akan menerima bagian sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Dividen Jenis:

  • Dividen Tunai - Dibanyarkan dalam bentuk uang.
  • Dividen Saham - Dibanyarkan dalam bentuk tambahan lembar saham.

Dividen Positif;

  • Memberikan arus kas rutun.
  • Cocok untuk investor jangka panjang.
  • Biasanya berasal dari perusahaan yang stabil dan menantang.
  • Umumnya pertumbuhan harga saham tidak seagresif pertumbuhan saham.
Dividen sering menjadi pilihan bagi investor yang mengincar pendapatan investasi atau pendapatan pasif.

2. Apa Itu Capital Gain?

Capital gain adalah keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham.

Contoh:
Beli saham di harga Rp1.000 → jual di Rp1.500 → maka capital gain Rp500 per saham.

Kelebihan Capital Gain:

  • Potensi keuntungan bisa sangat besar.

  • Cocok untuk investor agresif atau trader.

  • Bisa diperoleh dalam jangka pendek maupun panjang.

Kekurangan Keuntungan Modal:

  • Harga saham fluktuatif.

  • Risiko kerugian (capital loss) jika harga turun.

  • Membutuhkan analisis dan manajemen risiko yang baik.

Capital gain sering menjadi investor yang fokus pada pertumbuhan nilai aset.

3. Perbandingan Dividen vs Capital Gain

4. Mana yang Lebih Menguntungkan?

Tidak ada jawaban mutlak.

Jika tujuan Anda:

  • Mencari penghasilan rutin → Dividen lebih relevan

  • Mengejar pertumbuhan aset → Capital gain lebih potensial

  • Ingin keduanya → Pilih saham yang memiliki fundamental kuat dan rutin membagikan dividen, namun juga masih memiliki prospek pertumbuhan.

Investor yang cerdas tidak memilih salah satu secara ekstrem. Mereka memahami karakter masing-masing dan menyesuaikan dengan strategi pribadi.

5. Penting bagi Pemula Investor

Sebelum memilih saham karena dividen besar atau karena harga naik cepat, pahami beberapa hal berikut:

  1. Pelajari laporan keuangan perusahaan.

  2. Perhatikan rasio seperti Dividend Payout Ratio dan Price to Earnings Ratio (PER).

  3. Jangan hanya tergiur hasil tinggi tanpa kesehatan bisnisnya.

  4. Pastikan keputusan investasi sesuai dengan tujuan finansial Anda.

Pasar modal bukan tempat mencari keuntungan instan. Ini adalah tempat membangun kekayaan secara terencana dan terukur.


Dividen memberikan stabilitas.
Capital gain memberikan potensi pertumbuhan.

Yang paling menguntungkan adalah strategi yang sesuai dengan profil dan tujuan Anda sebagai investor.

Karena pada akhirnya, bukan soal memilih dividen atau capital gain tetapi bagaimana Anda membangun strategi investasi yang konsisten dan disiplin di pasar modal.


Tim Edukasi


Komentar