CARA ANTI-GALAU MENGHADAPI MARKET MERAH

Tasikmalaya, GIBEIUNPER- Kalau udah masuk dunia investasi, cepat atau lambat kamu pasti bakal ketemu sama yang namanya “market merah.” Bukan merah biasa, tapi yang bikin saldo portofolio kelihatan anjlok parah. Wajar banget kalau panik, apalagi buat yang masih baru. Tapi tenang, market merah itu bukan kiamat. Ada cara biar kamu tetap waras dan nggak asal cut loss.

Pertama, sadar dulu kalau fluktuasi itu normal. Market naik-turun tuh bagian dari permainan. Bahkan investor legendaris kayak Warren Buffett pun udah kenyang lihat pasar anjlok puluhan kali. Jadi ketika market merah, step paling penting adalah nggak ngapa-ngapain dulu. Tarik napas, jangan langsung pencet tombol jual.

Kedua, cek lagi fundamental aset yang kamu pegang. Kalau kamu pegang saham yang perusahaannya sehat, labanya naik, dan punya prospek bagus, sebenarnya nggak ada alasan buat panik. Harga bisa turun karena sentimen jangka pendek, bukan karena kualitas bisnisnya jelek. Justru market merah sering jadi diskon besar-besaran buat beli lebih murah.

Ketiga, manfaatkan strategi investasi rutin. Saat market merah, harga sedang turun, jadi kamu bisa beli di harga lebih rendah. Dalam jangka panjang, average cost kamu makin bagus dan potensi cuannya makin tinggi. Yang penting tetap sesuai budget, jangan memaksa, dan jangan FOMO.

Selain itu, kurangi intensitas buka aplikasi saham. Serius deh, lihat angka merah berulang-ulang itu cuma bikin kamu makin stres. Cukup cek di waktu tertentu aja, misalnya seminggu sekali. Ingat, market merah bisa memicu keputusan emosional kalau kamu terlalu sering nge-scroll portofolio.

Terakhir, punya mindset jangka panjang. Market merah hari ini bisa jadi market hijau beberapa bulan atau tahun lagi. Banyak investor yang justru dapat cuan besar karena mereka sabar, tahan posisi, dan nggak terbawa drama. Sementara yang gampang panik biasanya malah rugi karena jual di titik terendah.

Intinya, market merah itu bukan musuh, tapi fase alamiah yang harus kamu lewati sebagai investor. Dengan strategi yang tepat dan mental yang kuat, kamu nggak cuma selamat kamu bisa makin siap jadi investor yang tahan banting.

Komentar